pada sebagai suatu lembaga yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan masyarakat, pastinya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya yang dimiliki demi meningkatkan pelayanan terhadap publik. Berikut adalah beberapa tujuan yang dapat dicapai dengan adanya pengelolaan manajemen kualitas dan mutu pada perusahaan  (BPJS).

Memenuhi persyaratan organisasi

Sebuah perusahaan tetap harus memiliki manajemen standar untuk memenuhi persyaratan organisasi yang ditetapkan secara global. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menunjang produktivitas pelayanan yang diberikan. Dalam penerapannya biasanya manajemen terkait hal ini dilakukan dengan pengawasan melalui 3 hal yaitu survey kepuasan dari para konsumen, survey kesulitan yang selalu dialami konsumen, hingga persyaratan yang diberikan konsumen untuk masuk menjadi anggota. Dengan pengawasan ketiga hal tersebut maka pelaksanaan manajemen mutu akan berlangsung dengan baik tanpa hambatan.

Menjaga konsistensi produk

Pelayanan BPJS seperti yang sudah banyak diketahui orang tidak hanya terbatas pada individual saja tetapi juga untuk kebutuhan perusahaan yang membutuhkan pelayanan mirip dengan asuransi kesehatan. Agar kepercayaan konsumen meningkat tentunya pihak BPJS sendiri harus menjaga konsistensi dari produk yang ada dengan pengelolaan manajemen yang baik. Seperti tidak membagi pelayanan medis berdasarkan iuran yang dibayarkan namun membedakan pelayanan terkait dengan obat standar yang diberikan.

Perbaikan layanan berkala

Setiap perusahaan pastinya mengikuti standar ISO tertentu untuk meningkatkan manajemen mutu dan kualitas pelayanan yang diberikan, tak terkecuali BPJS. Penerapan manajemen yang ada diperlukan untuk mencapai target yang diinginkan. Namun jika target yang diinginkan tidak tercapai, pastinya akan ada evaluasi lebih lanjut tentang permasalahan maupun pengendalian yang harus dilakukan. Dengan demikian permasalahan yang sama tidak akan terulang lagi di kemudian hari. Sebagai contoh ditahun pertama dan kedua BPJS diadakan oleh pemerintah, peningkatan konsumen hanya berkisar antara 10% dan tentu masih jauh dari harapan pemerintah sebesar 50%.Dilihat dari angka, pastinya ada permasalahan di bidang layanan maupun hal lain yang dikeluhkan masyarakat dan untuk itulah diperlukan manajemen mutu untuk mengatasinya, demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BPJS.

Comments are closed.