1. Minat. Segala sesuatu hal harus dikerjakan dengan minat dan niat, maka hasilnya juga akan maksimal sesuai dengan kerja keras. Teori itu tentu juga berlaku di dunia bisnis , banyak peluang mengembangkan bisnis dengan modal kecil namun harus selalu ditekuni, namun sejauh ini kami hanya merekomendasikan untuk menjalankan bisnis yang sesuai dengan hobi dan minat. Sebagai contohnya jika Anda sangat menyukai membuat kue maka membuka bisnis kuliner merupakan hal yang tepat, membuka bisnis tanpa ada kesukaan, maka hanya akan bertahan sebentar.
  2. Pintar memilih jenis bisnis waralaba. Perhatikan produk waralaba yang ingin dijual dan tentu tetap harus memperhatikan keuntungan yang untuk seluruh pelakunya. Untuk memilih jenis bisnis waralaba yang tepat maka lakukan pengamatan dengan teliti agar produk waralaba Anda nantinya mempunyai banyak konsumen. Jangan hanya asal memilih tanpa tahu seluk beluk, karena hal tersebut akan berujung fatal.
  3. Modal. Untuk Anda yang masih pemula sepertinya modal menjadi hal yang banyak dipertimbangkan. Hingga saat ini kendala modal untuk membangun sebuah usaha masih belum ditemukan solusinya. Banyak sekali peluang usaha dengan modal kecil yang bisa dilakukan, modal bisa didapatkan dengan meminjam orang lain atau bank. Anda juga harus yakin bahwa bisnis Anda nantinya akan berkembang dan potensial. Jika tidak berkembang maka Anda akan kebingungan untuk mengembalikan modal yang sudah didapat dari pinjaman sebelumnya.
  4. Kerja keras. Tidak ada yang instan di dunia ini, bahkan mi instan pun harus melalui sedikit proses untuk matang, meskipun modal bisnis waralabanya kecil, justru Anda harus kerja keras untuk melebarkan sayap bisnis tersebut agar bisa sukses. Jangan pernah merasa iri dengan kesuksesan orang lain, tapi seharusnya contohlah dia bagaimana hingga akhirnya ia bisa sukses. Seluruh pembisnis yang sukses mampu melihat peluang bisnis franchise dan waralaba yang ada di Indonesia. Ia yang sudah sukses juga tidak mungkin hanya santai – santai lalu sukses, ia sudah lebih berpengalaman dalam dunia bisnis, mereka juga sudah memakan asam garam kerasnya kehidupan yang dulu ia jalani.
Comments are closed.