Sistem ISO () adalah sebuah sistem standar yang ditetapkan untuk suatu perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, dengan harapan manajemen individu maupun target dalam sebuah perusahaan dapat tercpai dan terawasi dengan baik. Dalam penerapannya ada berbagai jenis sistem standar ISO yang dipergunakan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

Gap analysis

Tahap awal yang satu ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada kesalahan atau ketidaksesuaian antara prosedur yang sudah dijalankan dengan prosedur sesuai ISO yang akan dijalankan. Hasil dari pengawasan berperan sebagai tahap untuk memastikan manajemen mutu perusahaan di kemudan hari.

dan pelatihan

Penyamaan visi dan misi yang diberikan oleh sebuah instansi kepada seluruh karyawan, agar proses pelaksanaan manajemen mutu berjalan sesuai dengan target yang diharapkan.

Pengembangan sistem dan dokumen

Seorang konsultan ISO baik dari dalam perusahaan ataupun dari luar akan memandu penyusunan dokumen maupun data yang diperlukan untuk standarisasi ISO yang dianut. Dengan demikian, semua data yang terkumpul akan menjadi patokan dalam proses implementasi untuk audit.

Implementasi sistem

Pada tahap ini, sebuah perusahaan atau lembaga resmi wajib mengajukan diri paling tidak 3 bulan sebelumnya agar pengawasan sistem yang digunakan ditangani oleh badan . Nantinya seorang konsultan ISO yang berasal dari dalam perusahaan maupun konsultan luar akan mengawasi apakah semua daftar dalam sistem yang diajukan sudah sesuai satu sama lain.

Audit digunakan untuk mengetahui ada tidaknya permasalahan terkait manajemen maupun produksi. Sistem audit awal akan memberikan gambaran apakah proses yang selama ini berlangsung dalam sebuah perusahaan sudah sesuai dengan standar ISO yang digunakan dan apakah manajemen SDM yang dilakukan sudah sesuai dengan tujuan atau target perusahaan bersangkutan.

Sertifikasi

Tahap akhir dalam pelaksanaan ISO adalah sertifikasi yang dilakukan oleh badan khusussertifikasi dari pemerintah. Badan tersebut akan bekerjasama dengan pihak audit internal untuk mencocokkan kumpulan data yang diperoleh selama sistem audit sehingga proses yang berlangsung dalam perusahaan tersebut akan diakui dan sesuai dengan standar sistem ISO yang digunakan.

Comments are closed.