Indonesia termasuk negara berkembang dengan penyerapan tenaga kerja yang masih rendah ditandai dengan membludaknya peserta job fair yang hampir setiap bulan diadakan, padahal jumlah peserta yang lolos hanya beberapa. Di sisi lain, banyak juga perusahaan yang mengeluhkan tidak adanya pelamar yang berkualitas padahal sudah mengupayakan memasang iklan lowongan di mana-mana. Mencari SDM berkualitas memang gampang-gampang susah, asalkan dilakukan dengan metode perekrutan yang tepat yang dilakukan oleh divisi HR, berkualitas pasti bisa terserap oleh perusahaan yang berkualitas pula. Berikut adalah beberapa cara untuk merekrut calon karyawan yang berkualitas.

Kualifikasi tidak tergantung IPK

IPK yang tinggi bukan jaminan calon karyawan memiliki otak yang cerdas atau rajin dalam studinya karena bisa saja IPK tinggi didapatkan dengan cara yang tidak jujur, tentu harus disesuaikan dengan kualifikasi yang perusahaan butuhkan. Misalnya yang dibutuhkan adalah staff marketing dan sales yang membutuhkan pengetahuan mengenai strategi marketing. Cantumkan kualifikasi yang diperlukan, bila perlu juga disertai dengan jobdesc agar pelamar tahu apakah ia memenuhi kualifikasi tersebut atau tidak.

Tunjukkan fasilitas dan suasana kerja

Seorang pelamar kerja sering kali pilih-pilih dalam melamar pekerjaan yang cocok baginya. Biasanya yang dilihat adalah fasilitas dan jenis pekerjaan yang akan diberikan, beserta lingkungan dan suasana kerja. Oleh karena itu untuk mencari SDM berkualitas, bisa dipasang pengumuman yang menarik untuk menjaring pelamar sebanyak mungkin. Seringkali perusahaan menayangkan video presentasi mengenai lingkungan kerja di job fair yang diadakan yang dapat menarik minat calon pelamar berkualitas.

Teknik tes yang spesifik

Dalam mencari SDM berkualitas, tim dari HR haruslah memiliki metode tes yang bisa memperlihatkan kepribadian dan perilaku dari para pelamar. Saat ini memang banyak tips dan trik cara menjawab tes perusahaan yang beredar di internet namun tetap saja yang namanya kepribadian seseorang akan terlihat meski ia menjawab sesuai dengan trik-trik yang telah dipelajari. Perusahaan bahkan bisa menerapkan sistem perekrutan dengan cara yang luwes dan lebih santai agar bisa mengeluarkan sifat asli dari para pelamar yang telah lolos seleksi seperti bermain game.

Comments are closed.